Rokok Elektrik Belum Terbukti Dapat Membantu Berhenti Merokok

Rokok Elektrik

Rokok Elektrik Belum Terbukti Dapat Membantu Berhenti Merokok

Sekarang ini sedang gencar – gencarnya digalakkan seruan untuk menghentikan kebiasaan merokok dan tingginya kesadaran masyarakat akan kesehatan, maka para perokok mulai berpikir untuk berhenti merokok. Salah satu alternatif yang paling populer untuk dilakukan adalah dengan menggunakan rokok elektrik.

Di dunia maya rokok elektrik sedang santer dibicarakan karena alat ini dapat membantu menghentikan kebiasaan merokok. Bahkan beberapa perusahaan rokok elektrik mengklaim produk yang mereka keluarkan dapat membantu seseorang untuk dapat berhenti merokok, padahal bukti pendukung untuk klaim tersebut masih kurang atau belum kuat.

Pemuan rokok elektronik ini mungkin saja dapat bekerja untuk bulan awal, namun belum ada cukup bukti yang kuat untuk bisa memastikan bahwa rokok ini dapat bekerja untuk jangka waktu yang lama. Ada sejumlah alat bantu untuk dapat berhenti merokok lain yang telah memiliki dasar bukti yang jelas lebih kuat dan sudah mendukung keefektivan serta keamanannya.

Walaupun kabarnya rokok elektrik telah beredar secara luas untuk dipromosikan dan digunakan sebagai alat untuk berhenti merokok, hingga kini belum ada yang dapat menemukan data pendukung keberhasilan jangka panjang untuk produk ini.

Meskipun rokok elektrik ini tidak membakar tembakau, namun justru menguapkan nikotin yang kemudian uapnya akan kembali terhirup oleh para penggunanya. Para pengguna rokok elektrik kadang mengalami efek samping seperti batuk kering, iritasi tenggorokan dan sesak napas. Risiko yang lebih serius dapat menyerang para pengguna rokok elektrik seperti radang paru - paru, jantung berdetak tidak teratur, dan lain sebagainya.

Berikut penjelasan singkat mengenai rokok elektrik atau yang biasa disebut dengan sistem pengiriman nikotin elektronik (ENDS) adalah alat penguap bertenaga baterai yang menimbulkan sensasi seperti merokok tembakau. Tampilannya memang menyerupai rokok dan didesain berbeda. Di dalam rokok elektrik terdapat tabung berisi larutan cair yang bisa diisi ulang. Larutan ini telah mengandung nikotin, propilen glikol, gliserin, dan perasa. Larutan ini kemudian dipanaskan, lalu akan muncul uap selayaknya asap. Sebagian perusahaan menjual cairan perasa tertentu. Antara lain perasa mentol / mint, karamel, buah, kopi, atau cokelat.

Baca Juga  Ingin Berhenti Merokok

Bahkan badan kesehatan dunia atau WHO juga telah melarang keras penjualan rokok jenis ini secara bebas sebab dikhawatirkan mampu membahayakan kesehatan terutama jika asapnya dihirup oleh anak - anak. PBB juga ikut melarang untuk mengonsumsi rokok ini di ruang tertutup publik agar uapnya tidak membahayakan.

Namun nyatanya, penggunaan perangkat ini masih belum terbukti dan belum diatur, jadi bagi mereka yang ingin sekali berhenti merokok dengan mencoba alat ini sebaiknya mempertimbangkannya kembali sampai ada hasil yang lebih jelas dari penelitian lebih lanjut.

 

author

Leave a reply "Rokok Elektrik Belum Terbukti Dapat Membantu Berhenti Merokok"