Cegukan Bisa Jadi Gejala Stroke pada Wanita

No comment 519 views

400-Kesehatan-Cegukan Bisa Jadi Gejala Stroke pada Wanita

Cegukan Bisa Jadi Gejala Stroke pada Wanita

Penyakit stroke tercatat sebagai penyakit kematian tertinggi yang terjadi di Indonesia. Jumlahnya juga meningkat hingga 126% dibandingkan pada tahun 1990. Penyakit stroke sebagai penyebab kematian utama di hampir seluruh rumah sakit yang tersebar di Indonesia dengan persentase sebesar 14,5%.

Stroke umumnya tak hanya menyerang pria, stroke banyak menyerang kaum hawa dengan beberapa gejala spesifik. Umumnya, tingkat kewaspadaan wanita terhadap stroke masih sangat rendah. Dari 1.000 wanita yang disurvei, hanya 1 dari 10 orang yang sadar bahwa cegukan disertai sakit dada yang tidak biasa adalah gejala awal stroke pada wanita.

Awalnya wanita bisa mengalami sakit kepala lebih sering saat terkena stroke. Mereka bisa mengalami cegukan dengan sedikit nyeri di dada sebagai gejalanya. Survei ini juga telah mengungkap bahwa hanya ada 11% wanita yang tahu bahwa kehamilan, lupus, migrain, pil pengontrol kehamilan, dan terapi hormon bisa meningkatkan risiko stroke. Kehamilan bisa meningkatkan risiko stroke, terutama di bulan terakhir dan bulan awal setelah mereka melahirkan.

Sedangkan gejala stroke lain yang hanya ditemukan pada wanita termasuk pening yang bukan vertigo, sakit kepala, dan kesemutan di seluruh tubuh yang lebih intens di satu sisi. Sedangkan gejala yang bisa dialami baik oleh pria maupun wanita adalah kesulitan berbicara, memahami, melihat, atau berjalan yang terjadi secara mendadak; serta kehilangan koordinasi dan keseimbangan. Gejala ini akan langsung segera disadari agar pasien cepat mendapat perawatan. 3 jam pertama setelah gejala stroke muncul merupakan golden period sekaligus fase akut yang akan menentukan kondisi pasien selanjutnya. Keterlambatan dalam mendapatkan penanganan bisa menyebabkan kerusakan otak, lumpuh, bahkan kematian.

Baca Juga  Penyebab Nyeri Pada Lutut

Tanda dan gejala penyebab terjadinya stroke yang umum pada pria dan wanita seperti kebingungan tiba - tiba, kesulitan berbicara atau memahami ucapan orang, masalah penglihatan dan kesulitan berjalan yang tiba - tiba, atau kehilangan keseimbangan dan koordinasi. Cara untuk mengidentifikasi gejala stroke sejak dini dan mencari bantuan medis juga sangat penting dilakukan, karena obat penghilang sumbatan hanya satu pilihan dalam waktu tiga jam setelah timbulnya stroke.

Sementara perempuan sebelumnya tidak pernah berpikir bahwa mereka juga akan berpotensi besar untuk memiliki penyakit stroke. Mereka menganggapnya sebagai penyakit pria. Padahal Anda juga harus mengakui adanya storoke dan tahu kapan Anda mengalaminya. Anda harus segera pergi ke ruang gawat darurat dan menerima obat bila merasakan gejala seperti itu. Hampir setengah dari mereka yang disurvei mengatakan mereka tidak tahu bahwa setelah stroke, banyak juga wanita yang mengalami kerusakan saraf, masalah menelan dan depresi, sehingga dapat mencegah mereka untuk mendapatkan bantuan rehabilitasi.

author

Leave a reply "Cegukan Bisa Jadi Gejala Stroke pada Wanita"